INILAH CALON GUBERNUR ACEH
1. Tgk Ahmad Tajuddin Teuku Suriansyah Calon Gubernur Aceh dengan nomor urut 1 ini mempunyai basis pesantren dan merupakan seorang ulama di Aceh.
Dia mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh dalam pemilihan kepala daerah mendatang lewat jalur independen, berpasangan dengan Teuku Suriansyah, yang merupakan anggota Dewan Pembina Kadin Jakarta dan mantan anggota MPR asal Aceh. Tgk Ahmad Tajuddin kerap disapa Abi Lampisang, yang merujuk pada pesantren yang dipimpinnya yang
1. Tgk Ahmad Tajuddin Teuku Suriansyah Calon Gubernur Aceh dengan nomor urut 1 ini mempunyai basis pesantren dan merupakan seorang ulama di Aceh.
Dia mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh dalam pemilihan kepala daerah mendatang lewat jalur independen, berpasangan dengan Teuku Suriansyah, yang merupakan anggota Dewan Pembina Kadin Jakarta dan mantan anggota MPR asal Aceh. Tgk Ahmad Tajuddin kerap disapa Abi Lampisang, yang merujuk pada pesantren yang dipimpinnya yang
terletak di Desa Lampisang, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar. Dia
lahir pada 15
September 1962. Ia adalah ustad.Masa mudanya dihabiskan
di pesantren. Pasangannya Teuku Suriansyah, anggota DPR/MPR periode
19871999. Lelaki kelahiran Lhokseumawe,
1 Mei 1954, ini pernah
menjabat Direktur Utama PT Kertas Kraft Aceh.
2. Irwandi Yusuf Muhyan Yunan Calon Gubernur Aceh nomor urut 2, Irwandi Yusuf, lahir di Bireuen, 2 Agustus 1960. Melewati masa kecilnya di kampung halaman, di Desa Sagoe, Bireuen, dia menamatkan Sekolah Penyuluhan Pertanian Saree pada 1979, kemudian
2. Irwandi Yusuf Muhyan Yunan Calon Gubernur Aceh nomor urut 2, Irwandi Yusuf, lahir di Bireuen, 2 Agustus 1960. Melewati masa kecilnya di kampung halaman, di Desa Sagoe, Bireuen, dia menamatkan Sekolah Penyuluhan Pertanian Saree pada 1979, kemudian
kuliah di Fakultas
Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Bergelar
dokter
hewan pada 1987, Irwandi diangkat menjadi dosen di fakultas yang sama
pada
1989. Gelar Pascasarjana diraihnya pada College of Veterinary
Medicine Oregon State University, Amerika Serikat, pada 1993. Jabatan
yang disandangnya di GAM adalah staf Khusus Psywar Komando Pusat GAM
pada 1998-2001. Mencalonkan diri kembali dari
jalur independen, dia
menggandeng Muhyan Yunan, mantan Kepala Dinas Cipta Karya
dan Bina
Marga Aceh. Muhyan lahir di Meukek, Aceh Selatan, pada 9 Juni 1953.
3. Prof Dr Darni M. Daud, MA Prof Ahmad Fauzi Pasangan calon Gubernur Aceh nomor
3. Prof Dr Darni M. Daud, MA Prof Ahmad Fauzi Pasangan calon Gubernur Aceh nomor
urut 3 ini berasal dari akademikus. Darni
Daud saat ini menjabat Rektor Unsyiah. Dia lahir di Pidie, 25 Juli
1961. Saat ini tinggal di Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Darni
menghabiskan masa kecilnya di kampung halaman, di Desa Bandar Dua,
Pidie. Ia menamatkan sekolah dengan Program Studi Pendidikan Bahasa
Inggris FKIP Unsyiah
pada 1985. Pada 1989, dia melanjutkan kuliah ke
University of Sydney, Australia. Pulang pada 1996, dia menjadi dosen
tetap di FKIP Unsyiah. Pada 2000, dia juga menamatkan
studi doktornya
di Oregon State University, Corvallis, Amerika. Pada 2010, dia
bergelar profesor. Dia menjadi Rektor Unsyiah sejak 2006. Ia calon
dari jalur independen dan berpasangan dengan Prof Ahmad Fauzi, saat
ini dosen Institut Agama Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh.
4. Muhammad Nazar Nova Iriansyah Pasangan nomor urut 4 ini dijagokan oleh Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Sentral Informasi Referendum
4. Muhammad Nazar Nova Iriansyah Pasangan nomor urut 4 ini dijagokan oleh Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Sentral Informasi Referendum
Aceh (SIRA). Muhammad Nazar
adalah mantan Wakil Gubernur Aceh. Pada masa konflik,
dia menjabat
presidium organisasi SIRA. Sama seperti Irwandi, Nazar juga pernah
merasakan penatnya hidup di penjara. Lelaki kelahiran Ulim, Pidie, 1
Juli 1973, itu dua
kali menjadi tahanan politik sehubungan dengan
organisasi yang dipimpinnya. Pada pemilihan kepala daerah Aceh pada
2006, dia bersama Irwandi berhasil meraih suara terbanyak
masyarakat.mDia mengakhiri masa jabatannya pada 8 Februari 2012 dan
berkeinginan maju lagi sebagai calon gubernur berpasangan dengan Nova
Iriansyah, anggota DPR dari Partai Demokrat. Nova lahir di Banda Aceh
pada 22 November 1963. Sebelum menjadi anggota Dewan di Senayan, dia
menjadi dosen teknik arsitektur di
Unsyiah, Banda Aceh.
5. Pasangan nomor urut 5 ini diusung oleh Partai Aceh. Zaini Abdullah adalah petinggi
5. Pasangan nomor urut 5 ini diusung oleh Partai Aceh. Zaini Abdullah adalah petinggi
GAM sebelum perdamaian hadir di Aceh. Kini dia
didaulat sebagai calon gubernur dari Partai Aceh berpasangan dengan
Muzakkir Manaf, mantan Panglima GAM. Zaini lahir di Desa Teureube,
Kecamatan Kota Bakti, Pidie, 24 April 1940. Ia lulus Fakultas
Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Medan, pada 1972. Dia diangkat
menjadi dokter di Aceh
Timur. Dia kemudian mengenal Tengku Hasan
Tiro, deklarator GAM.
Partai Aceh menggandengkannya dengan Muzakkir Manaf, mantan Panglima GAM pada masa konflik dulu. Muzakkir lahir di Sueneudon, Aceh Utara, pada 1964. Dia menamatkan sekolah di salah satu SMA di Banda Aceh. Dia kemudian mendapatkan pendidikan militer
Partai Aceh menggandengkannya dengan Muzakkir Manaf, mantan Panglima GAM pada masa konflik dulu. Muzakkir lahir di Sueneudon, Aceh Utara, pada 1964. Dia menamatkan sekolah di salah satu SMA di Banda Aceh. Dia kemudian mendapatkan pendidikan militer
di Libya Maktabah Tanjura pada 1986–1989. Pada 2002, dia
diangkat menjadi Panglima
GAM menggantikan Abdullah Syafie. Saat
Partai Aceh lahir pada pertengahan 2007, dia
juga menjabat ketua
umum. ● ADI WARSIDI (dari TEMPO e-Paper)

Tidak ada komentar:
Poskan Komentar